18 Comments

  1. Pekerja di kami melakukan mangkir 4 Hari secara berturut turut, dan di isi PKB pun langsung di SP 3, jika pekerja melakukan kesalahan yang ada di Point sp 1, apakah berha di PHK…???

  2. Erma Wijayanti

    ada seorah pegawai yang melakukan tindak asusila di lingkungan kerja , di PP atas pelanggaran tersebut seharusnya pelaku dikenakan PHK indisipliner tp oleh perusahaan dikenakan SP 3 dan terakhir. apakah ini diperkenankan? bagaimana dari sisi perusahaan apakah ini save dikemudian hari jika terjadi tuntutan dari pihak korban?

  3. Sya slah satu karywan kontrak disalah satu perusahaan di Jakarta.
    Sya dikontrak selama 11 blan,stelah berjalan 2 minggu ,sya tertimpa musibah,saya skit berkepanjangan ,dan disuruh bedrest oleh dokter slama 2 minggu.
    Sya dihantui phk stiap kali,dan ada kbar bahwasanya saya tidak bisa melanjutkan kerja lagi ,dg alasan sya terkena sp 3 (tdk masuk krja slama 5 hr),menurut UU apa saja hak” yg bsa sya terima
    Terimakasih

  4. Gusti zulfikar

    Saya supervisor pada perusahaan kelapa sawit PMA, saya sudah bekerja selama 12 th 8 bulan, setahun terakhir saya bekerja melebihi jam kerja dan dipekerjakan shift malam, terakhir saya diancam akan dimutasi ke luar daerah perusahaan lain yang masih satu grup dengan alasan yang dicari cari,sementara tidak ada satupun klausul dalam kontrak kerja dan KKB mengenai mutasi tersebut

  5. Ginanjar Gematria

    saya karyawan tetap non-shift di sebuah perusahaan di Cikarang. awalnya perusahaan saya kedatangan utusan owner untuk mengevaluasi manajemen. terjadi banyak perombakan dalam seluruh anggota karyawan secara sepihak. mulai sistem shift dan SOP bagian produksi, maintenance, logistik dan administrasi. setelah saya diputuskan bergabung dengan tim delivery (bagian pengiriman) saya terkena sistem off dan shift. saya tentu dirugikan dalam hal hak cuti. karena jika salah satu shift sedang cuti, jadwal shifting kacau dan hak lembur untuk menggantikan shift yang cuti ditiadakan..

    dan baru 2 hari lalu saya diinformasikan bahwa saya mendapatkan SP1 tetapi yang bertanda tangan SP1 adalah koordinator saya. saya juga tidak dipanggil untuk konselling dan sosialisasi terkait SP1. saya hanya mendengar dari koordinator bahwa saya dinyatakan tidak hadir bekerja selama 2 hari dan sudah dibuatkan SP1. sementara peraturan dan sanksi SP terkait ketidakhadiran baru saja disosialisasikan..

    jadi tidak hadir, baru sosialisasi, lalu kena SP1. ketidakhadiran saya juga belum ada informasi jelas..

    pertanyaannya;
    — apakah SP1 tersebut sah jika ketidakhadiran saya jauh sebelum sosialisasi peraturan dan sanksi SP1 diberlakukan?
    — apakah SP1 bertanda tangan koordinator itu juga sah?

    ada pasal dalam peraturan yng berbunyi: jika karyawan terkena SP2, maka otomatis terkena SP3 dan dianggap mengundurkan diri. apakah peraturan tersebut legal?

    divisi kami sedang dalam situasi kurang nyaman. pola kerja dirombak secara sepihak. utusan owner ini juga kurang jelas kedudukan dalam manajemen. mohon dicerahkan.

    terima kasih..

  6. Amel

    Saya seorang karyawan di sebuah pusat perbelanjaan di daerah sumbar,saat itu kami melakukan kesalahan yg bisa dibilang sepele,kesalahan itu sendiri yaitu belum menyelesaikan sepenuhnya alamat tempat peletakan barang,tapi sebagian sudah kami kerjakan,sebelumnya seperti yg bisa kita lihat pusat perbelanjaan itu umumnya sangat ramai dikunjungi orang,jadi sangat sulit apabila kita melakukan pekerjaan sambil menyambil melayani costumer. Tiba-tiba keesokannya kami mendapatkan pesan(WA) dr supervisor kami bahwasannya kami semua mendapatkan SP3..
    Pertanyaannya:
    Apakah SP3 itu berlaku jika melihat kesalahan yg menurut kami sepele ,lalu apakah itu adil bagi kami semua?

    • Solidaritas.net

      Hal ini jelas tidak adil karena SP3 tidak dapat langsung diberikan tanpa diawali dari SP1 dan SP2.

      Pasal 161 UU No. 13/2003 tentang Ketenagakerjaan:
      (1) Dalam hal pekerja/buruh melakukan pelanggaran ketentuan yang diatur dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan atau perjanjian kerja bersama, pengusaha dapat melakukan pemutusan hubungan kerja, setelah kepada pekerja/buruh yang bersangkutan diberikan surat peringatan pertama, kedua dan ketiga secara berturut-turut.

      Pemberian SP3 secara langsung hanya diperuntukan untuk kesalahan berat yang memiliki unsur pidana.

  7. Iqbal

    Sy karyawan kontrak kna SP3 karena telat masuk kerja dgn alasan org tua sakit, cma sy lupa buat surat terlambat kerja, sp3 lgsg PHK .mohon pencerahannya

  8. Dwi

    Saya kena SP 3 Krn menurut perusahaan saya tidak membersihkan semua peralatan di toko dengan benar dan krn saya sarapan di lokasi saat blum buka toko dipantau dr cctv saat pagi, saya dikenakan sp 1 dan disuruh mengajukan surat resign saat ditelpon lalu saat org kantor datang saya kena SP 3 dan sdh saya tanda tangan lalu saya meminta maaf dan ingin memperbaiki tetapi saya masih dipertimbangkan oleh perusahaan

  9. Denny (samaran)

    Saya baru saja menerima sp3 secara langsung (tanpa sp1 dan sp2) dr perusahaan outsourcing saya di daerah A, sedangkan saya tinggal di kota B (beda propinsi dan pulau). Disana kami shift dengan rotasi 2-2.
    Saya waktu itu menggunakan id card orang lain (teman) karena id card saya expired, dan belum di renew, namun berhubung prosesnya telat (memang karena khilaaf saya lupa mengurusnya), dan saya pun sudah terlanjur on duty di site itu, saya menggunakan id card teman saya untuk masuk site, walaupun akhirnya id card saya pun sudah jadi.
    Ketika id card belum jadi, masih proses, dan saya masih menggunakan id card teman saya itu, saya tertangkap oleh pihak keamanan perusahaan site tersebut.
    Intinya, dr pihak keamanan perusahaan site tsbt, saya didakwa melakukan pelanggaran berat karena hal tsb. Bahkan menurut mereka itu adalah tindakan pidana, hanya saja saya tidak diproses ke pihak berwajib. Padahal niat saya hanya ingin bekerja semata (tidak ada laporan kerugian). Dan perusahaan tersebut menekan perusahaan outsourcing saya agar saya ditarik dr site tersebut.
    Namun ternyata, pihak outsourcing saya, malah memberikan SP3.
    Padahal sisa masa kontrak saya tinggal 3 bulan lagi, dengan lama kerja 3 tahun 6 bulan.
    Apakah saya masih berhak mendapatkan pesangon dan atau gaji sisa kontrak? Apakah saya berarti sudah di phk?
    Mohon pencerahannya, krn saya akan mengurus ke pihak outsourcing secepatnya, dan saya ingin diselesaikan baik2 tanpa proses hukum.
    Terima kasih sebelumnya atas responnya.

  10. Syarif Hidayat

    Saya pekerj d slah stu prusahaan otomotif d karawang,sngkatnya sya trkena sp 3 d karenakan mangkir sbnyk 5 kli dalm 2 bulan…mmang bnar ada d buku PKB undang2 nya…
    Tp yg bkin sya aneh, hukuman yg sya dptkn ialah, saya tdk mndptkn uang rapel(dri kenaikan gaji thn 2018)…gji naik resmi d bln skrng(juli),dan sya mndptkn sp 3 d bln juli jg… Tp d dlm sp3 trsbt trtulis, uang rapel tidak d byarkan… Bukannya uang rapel tu hak sya, tp knpa d hapuskn…
    Lumyan dngx, brrti kan dri bln januari-juni 6 buln…gji lama 4,1 skian… Skrng 4,5 skian… 400×6=2,4…
    Nominal gede bagi syaa…
    Tp knpa d hapuskn krna sya mmdptkn sp 3…
    Mohon bntuannya… Haruskah sya trma jka rapel sya tdk d byrkn???
    Benar kah jka sya menuntut uang rapel d bayarkan…
    Krna setau sya d buku perjanjian krja(PKB) tdk ada bahasan tntang sp3, uang rapel/bonis lain2 tdk dbyrkn…

  11. Ichiakian

    Selamat pagi pak
    Saya mau bertanya tentang ke jadian sama saya, selama saya tidak masuk kerja menggantar kan anak saya di rmh sakit tetapi saya mengajukan surat ijin dri rmh sakit tetapi surat ijin itu tdak di serahkan di kantor oleh asisten saya,ap kah itu bleh,dan saya pun di sp 1,sp2,sp3 sudah di sp 3 di angap mengundurkan diri lagi,tanpa hitam di atas putih tertulis, apa kah saya masih ttp dapat pesangon,,saya kecewa mendapat kan seperti itu
    Selama bekerja 2 thn 7bln,dna yg mau di berikan kepada saya hanya 2 juta lebih, bgi saya itu tdak masuk akal
    Menurut UU hak2 ap yg hrus saya terima
    Terima kasih

  12. Jimmy

    Salam solidaritas
    Maaf saya mau bertanya apakah di benarkan dalam UU ketenagakerjaan jika prusahaan memberikan SP 3 langsung tanpa di dahului dari ST,SP 1 dan 2. SP 3 tersebut
    di terbitkan tgl 2 juni 2018 di berika kepada yg bersangkutan
    Tgl 10 agustus 2018 beserta Surat panggilan 1 pertama dan SP telat 38 hari dari tgl terbitnya.
    Dan saya pertanyakan lagi apakah prusahaan akan memberhentikan Atau PHK sepihak….?

  13. Amry

    Selamat siang pak , saya seorang karyawan di perusahaan restoran , saya terkena SP3 karena saya diduga memalsukan surat dokter , posisi saya saat itu memang sedang sakit dan berobat ke klinik yg terdapat di BPJS saya,tetapi klinik tidak mau memberikan surat dokter, akhirnya saya pindah klinik , saat itu tidak masuk 3 hari tapi surat dokter saya hanya 1 hari akhirnya saya merubah jadi 2 hari ,, tetapi saya terkena SP3 dengan alasan dokter tersebut tidak claim bahwa saya sakit , dan gaji saya dipotong service selama 6 bulan tidak menerima gaji service .. dari awal masuk kerja saya tidak ada masalah sama sekali tidak ada mangkir sama sekali , setelah kasus itu kerjaan saya berubah menjadi lebih berat dengan hal yg tidak wajar dengan jobs saya , selalu dianggap remeh , selalu dapat masalah dengan hal tidak wajar dengan tuduhan menjelekan nama baik perusahaan karena pernah ngajak jalan anak outlet perusahaan dengan paksaan padahal saya tidak pernah melakukan itu , rekan kerja yg akrab dengan saya pun selalu di jauhi oleh atasan , selalu dibahas soal kasta dan jabatan .. disini saya bingung harus melakukan apa lagi karena saya memang seorang driver .. mohon pencerahannya pak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *