Bayar Upah Di Bawah UMK, Pengusaha Dipidanakan

Category: Arsip 51 0

Solidaritas.net, Mojokerto – Pihak pengusaha PT Makmur Artha Cemerlang (MAC), Alvet Salim terancam masuk penjara lantaran membayar upah buruh lebih rendah dari ketentuan Upah Minimum Kota (UMK). Serikat Buruh Tempat Kerja-Persatuan Pergerakan Buruh Indonesia (SBTK-PPBI) PT MAC sudah melaporkan kasus ini ke Kepolisian Resort Kota (Polresta) Mojokerto dengan nomor laporan LP/36/VIII/2013/JATIM/Res MJK Kota tanggal 24 Agustus 2013 lalu.

Alvet Salim telah menjalani pemeriksaan dan ditetapkan sebagai tersangka. Namun, Alvet tidak datang memenuhi panggilan Polresta Mojokerto sebanyak dua kali. Rencananya, Alvet akan dijemput secara paksa oleh penyidik. Informasi ini dirilis dari surat pemberitahuan perkembangan hasil penyidikan (SP2HP) Polresta Mojokerto, Rabu (18/12) lalu.

“Perusahaan yang di mojokerto ini hanya anak cabang dari perusahaan induk yang ada di Cirebon, sudah 4 tahun pabrik ini berdiri dan setiap minggunya bisa kirim 3-4 kontainer barang yang siap di pasarkan belum lagi mobil-mobil box dan mobil pengangkut barang yang lain, tapi lancarnya proses produksi dan ramainya pasar tidak membuat nasib buruhnya sejahtera,” jelas salah seorang pengurus PPBI Mojokerto, Iis Ratnawati kepada Solidaritas.net, Sabtu (21/12).

PT MAC mempekerjakan sekitar 400 buruh dengan upah di bawah standar UMK. Contohnya, salah seorang buruh di PT MAC bernama Sunarnik Pusparini yang telah bekerja selama tiga tahun, hanya dibayar Rp700-800 ribu per bulan. Jauh lebih kecil di bawah UMK Mojokerto yang sebesar Rp1,7 juta. Selain itu, PT MAC juga tidak memberikan Jamsostek kepada buruhnya. Status buruh hanya sebagai buruh borongan dengan jam kerja panjang dan Tunjangan Hari Raya (THR) 2012 hanya Rp 10.000,-.

“Inilah awal mula terbentuknya perlawanan buruh PT MAC. Semua cara sudah di tempuh oleh Sunarnik selaku ketua serikat buruh tempat kerja, tapi pihak perusahaan tetap tidak ada tanggapan. Akhirnya sesuai dengan keputusan rapat, maka pengusaha dilaporkan ke Kepolisian” kata Iis.
***
Foto: Surat pemberitahuan perkembangan hasil penyidikan (SP2HP) kasus pembayaran upah di bawah UMK PT MAC. (Kredit: PPBI Mojokerto)

Sebarkan..

Related Articles

Add Comment

close