Pengusaha Minta Buruh Jangan Aksi di Lingkungan Perusahaan, Tapi di Kantor Pemerintah

Category: Uncategorized 8 0
Solidaritas.Net, Cikarang – Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kabupaten Bekasi, Darwoto berharap demo buruh bisa dilakukan secara wajar tanpa mengganggu iklim investasi. Ia mengingatkan kaum buruh untuk menjaga kondusivitas selama mogok kerja tanggal 28-30 Oktober 2013. Hal ini diungkapkan dalam pertemuan silaturahmi Cipta Stabilitas Kawasan Industri MM 2100 Cibitung, Sabtu (12/10) lalu.

“Mogok kerja sangat merugikan buruh sekaligus merugikan bagi pengusaha,” ujarnya, dilansir dari Berita Satu.

Menurutnya, demo harus dilakukan dengan cara santun tanpa menggangu aktivitas perusahaan. Pengusaha sangat terganggu dengan aksi penyisiran perusahaan-perusahaan.
Darwoto yang juga pengelola Kawasan Industri MM 2100 Cibitung ini mengatakan aksi unjuk rasa seharusnya dilakukan di kantor pemerintahan, bukan di lingkungan perusahaan.
Ia juga mengancam jika buruh terus-menerus melakukan aksi di perusahaan, maka perusahaan akan tutup dan berhenti berproduksi.
Pengusaha relatif tidak terganggu selama aksi buruh tidak terjadi di lingkungan perusahaan. Sebelumnya, pada kesempatan berbeda, Bupati Kabupaten Bekasi, Neneng Hasanah Yasin pernah menghimbau kepada para buruh untuk tidak melakukan aksi unjuk rasa besar-besaran di Kabupaten Bekasi saat May Day 1 Mei.
“Saya tidak menghalangi buruh demo. Tapi kalau mau demo ke Jakarta saja, jangan di Kabupaten Bekasi,” kata Neneng pada waktu itu (Jumat, 19/4), di Hotel Grand Zuri, Jababeka Cikarang, dilansir dari BekasiRaya.com.

Jadi, meskipun buruh mengerahkan massa puluhan ribu dan sering ke Jakarta, pemerintah dan pengusaha tidak merasa begitu terganggu selama aksi-aksi tersebut tidak menghentikan proses produksi.

Buruh berencana akan melakukan mogok kerja selama tiga hari pada 28-30 Oktober nanti. Kabarnya mogok tersebut akan bertambah menjadi lima hari untuk menuntut kenaikan upah sebesar 50 persen dan jaminan kesehatan untuk seluruh rakyat Indonesia. (Rn)
***
Foto: Aksi buruh.

Sebarkan..

Related Articles

Add Comment

close