Mahasiswa Dukung Mogok Nasional Buruh

Category: Uncategorized 6 0
mahasiswa dukung mogok
Mahasiswa mendukung mogok nasional.

Solidaritas.net, Surabaya – Puluhan mahasiswa dari Front Mahasiswa Nasional (FMN), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Laskar Mahasiswa Republik Indonesia (LAMRI) dan Serikat Mahasiswa Indonesia (SMI) yang tergabung dalam aliansi mahasiswa Surabaya melakukan aksi di graha Surabaya, Senin (23/11/2015). Aksi ini ditujukan untuk mendukung mogok nasional buruh yang berlangsung pada 24-27 November.

Dalam aksinya , aliansi mahasiswa Surabaya menuntut:

  1. Cabut PP Pengupahan.
  2. Mengecam tindakan fasis rezim Jokowi-JK kepada perjuanagan rakyat.
  3. Hentikan politik upah murah
  4. Hentikan perampasan tanah dan laksanakan reforma agraria sejati.

Aksi yang dimulai sejak pukul 14:00 WIB itu diikuti oleh sekitar 50an orang massa aksi. Aksi berjalan damai dengan diwarnai orasi dan teatrikal. Aksi dukungan ini dilakukan karena menurut mahasiswa, PP Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan sangat memberatkan buruh.

“PP Pengupahan sangat memberatkan buruh di tengah situasi yang semakin pelik. Dimana subsidi BBM dan listrik dicabut, sedangkan harga kebutuhan pokok semakin melejit,” ujar ketua FMN, Hery Setyawan kepada Solidaritas.net.

Selain itu, menurutnya, isi PP Pengupahan yang meniadakan peran dewan pengupahan sangat bertentangan dengan UU Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan. Sedangkan rumusan penetapan upah hanya akan mengalami kenaikan di angka kisaran 11 persen saja.

“Kita melihat akar persoalan ini berawal dari adanya monopoli tanah secara besar-besaran oleh negara maupun borjuasi besar seperti komperador yang menyebabkan minimnya lapangan pekerjaan di desa dan ditambah minimnya akses pendidikan tinggi karena mahalnya biaya pendidikan,” ujarnya.

Perjuangan buruh dianggap penting untuk melawan politik upah murah, dimana mahasiswa juga memiliki kepentingan dalam hal ini. Oleh karena itu, elemen mahasiswa mendukung penuh gerakan buruh.

Selain mendukung mogok nasional buruh, mahasiswa juga mengecam tindakan fasis rezim atas gerakan rakyat, baik yang terjadi pada buruh, petani maupun mahaisiswa.

Sebarkan..

Related Articles

Add Comment

close