Kisah Buruh Kreatif, Jualan Online Sambil Masih Kerja di Pabrik

Category: Uncategorized 31 0

Solidaritas.net, Karawang – Meski hanya bekerja sebagai buruh pabrik, bukan berarti kaum buruh tak punya kreatifitas. Buktinya, banyak buruh yang mampu mengembangkan bakatnya sembari tetap bekerja untuk membiayai kehidupan keluarganya. Aktif berorganisasi, terlibat dalam komunitas baca, hingga menyalurkan hobi menulis untuk membantu perjuangan buruh, adalah beberapa contoh bentuk kegiatan kreatif yang banyak dilakukan oleh para buruh.

hendri agus
Hendri Agus Priyanto.

Tak hanya itu saja, sejumlah buruh lainnya juga mencoba mencari aktifitas kreatif lainnya di tengah-tengah kesibukan mereka bekerja di pabrik. Seperti yang dilakukan oleh seorang buruh pabrik di PT Nakajima All Indonesia, Kawasan Industri Suryacipta, Jl Surya Nusa I Kav B23-26, Teluk Jambe, Karawang, Jawa Barat ini. Namanya adalah Hendri Agus Priyanto, yang mencoba bakatnya berjualan secara online, sambil tetap bekerja sebagai buruh pabrik.

“Saya melihat ada peluang dalam usaha online, waktunya juga bisa kapan saja dan termotivasi dari teman yang sudah menjalankan. Tahun 2013 saya mulai jualan online, saya diajarin sama orang Adidas,” cerita Hendri kepada Solidaritas.net, Sabtu (25/4/2015).

Sejak itulah Hendri mencoba peruntungannya dalam berjualan secara online, sebagai pekerjaan sampingan selain sebagai buruh pabrik. Dia menjual produk dari apparel terkenal dunia, Adidas, mulai dari sepatu futsal, sepatu bola, dan sandal. Selain itu, dia juga menjual kasur busa merek Inoac. Dia memasarkan dagangannya itu melalui media sosial Facebook dan Blackberry Messenger, serta situs jual beli online seperti OLX dan Bukalapak.com.

Hingga saat ini, Hendri sudah memiliki pelanggan dari berbagai daerah. Tidak hanya di Karawang, pelanggannya juga berasal dari Jakarta, Yogyakarta, Temanggung, Solo, Surabaya, hingga Denpasar. Pendapatannya memang tidak bisa dipastikan setiap bulan. Menurutnya, jika sedang banyak pembeli, dalam sebulan dia bisa menjual hingga 20 barang.

Berjualan secara online ini pun, bukannya tanpa kendala. Diceritakannya, kebanyakan pembeli pada awalnya tidak percaya bahwa produk yang dijualnya adalah produk asli. Hendri pun sampai menantang calon pembelinya, jika barangnya palsu, maka dia berani mengembalikan uang yang telah dibayarkan dan barangnya tersebut akan diberikan gratis.

Meski begitu, pria 30 tahun itu mengaku pekerjaan utamanya sebagai buruh sama sekali tak terganggu. Menurut Hendri, jam kerjanya yang regular setiap pagi hingga sore di pabrik, memberikan banyak waktu luang baginya pada malam hari untuk menyiapkan dagangan.

“Belanja dagangannya malam, kadang jam 2 (malam) baru sampai rumah. Demi anak dan istri, hehe,” ujar buruh yang juga aktif di Biro Kelembagaan Serikat Pekerja Anggota Federasi Serikat Pekerja Singaperbangsa (SPA FSPS) PT Nakajima All Indonesia tersebut.

Jika Anda berminat membeli produk yang dijual oleh Hendri Agus Priyanto, Anda dapat mengunjungi Olx.com dan Bukalapak.com

Sebarkan..

Related Articles

Add Comment

close