Dianggap Mengandung Paham Komunis, Buku dan Kaos Adlun Juga Disita

Category: Uncategorized 12 0

Maluku –
Aktivis
literasi, Adlun Fiqri bersama rekannya Supriyadi Sawai diciduk polisi,
Selasa(10/5/2016).  Keduanya ditangkap
karena mengenakan kaos bertuliskan PKI (Pecinta Kopi Indonesia).

Adlun dianggap menyebarkan ajaran komunisme lewat
media sosial. Adlun diketahui memang pernah mengunggah foto kaos berwarna merah
bergambar palu arit yang tercelup di kopi bertuliskan PKI.

Supriyadi Sawai (kiri) dan Adlun Fiqri (tengah) saat
di Polres Ternate (Foto: Wandy Buamona/Facebook)

Adlun ditangkap di rumah AMAN (Aliansi Masyarakat
Adat Nusantara) Maluku Utara. Sedangkan
Supriyadi ditangkap ketika tengah berada di Kafe Djarod.
Keduanya kemudian dibawa ke ke Makodim 1501 untuk dimintai keterangan.

Ketua AMAN Abdon Nababan menjelaskan, sekitar pukul 23:00 WIT Adlun dijemput
oleh dua orang anggota militer berpakaian sipil, kemudian sekitar pukul 23:30
WIT, mereka datang kembali dan menggeledah kamar Adlun dan Supriyadi.

Dari penggeledahan tersebut, pihak Unit Intel Kodim mengamankan beberapa
buku, satu buah laptop dan kaos yang menurut mereka mengandung paham komunis.

Kaos Pecinta Kopi Indonesia 
Beberapa
buku dan kaos yang disita dari kamar Adlun yakni buku “Nalar yang memberontak”
(filsafat Maxisme), buku “Kekerasan Budaya Pasca 1965”, kumpulan cerpen dengan Judul
“Penjagal itu telah mati”, majalah Investigasi Tempo “Lekra dan
Geger 1965”, buku “Orang yang di persimpangan
Kiri Jalan.”, kaos warna Hitam “ Bekerja dan
berkarya jangan berharap pada Negara”, kaos merah gambar cangkir “Pencinta
Kopi Indonesia (PKI)”, kaos warna hitam “1965
masalah-masalah yang tak selesai-selesai” dan kaos Munir “Melawan Lupa”.

Pada pukul 04.00 WIT Adlun Fiqri dan Supriyadi dipaksa untuk menandatangani
surat pernyataan. Isi surat tersebut adalah, mereka tidak akan lagi menggunakan
atribut PKI dan bahan lainnya yang mengarah ke paham komunis.

Penangkapan terhadap Adlun kali ini adalah kedua kalinya setelah beberapa
waktu lalu ia sempat diciduk polisi karena mengunggah video polisi menerima
suap saat melakukan tilang pada pengendara motor. 

Sebarkan..

Related Articles

Add Comment

close