One Comment

  1. Gallyta Nur

    praktek penghisapan dengan model penerapan upah murah dan jam kerja panjang seakan sudah menjadi sebuah kebiasaan alias lumrah adanya. maka sangat ironis tentunya kalau kita melihat dan mendengar selama ini bahwa pelabuhan tanjung priok sudah masuk dalam link internasional sementara didalamnya ternyata masih sangat banyak pekerja/buruh yang bekerja dengan penghasilan rata rata dibawah standart. sampai dengan hari ini, kasus upah murah dan jam kerja panjang sudah tertangani oleh SBTPI sebanyak enam kasus, sementara masih ada empat kasus lagi yang masih dalam tahapan proses.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *