Tiga Hari Berdemo, Buruh PT Young Tree Dipekerjakan Kembali

pt young tree batal diphk
Suasana haru yang dirasakan oleh buruh PT Young Tree karena perjuangan mereka berhasil mendesak pengusaha untuk mempekerjakan kembali pekerja yang sebelumnya dikenai PHK.

Solidaritas.net, Sidoarjo – Sebanyak 9 orang buruh PT Young Tree yang tergabung dalam serikat FSP KEP-KSPI kembali dipekerjakan setelah tiga hari berturut-turut melakukan aksi unjuk rasa damai, Selasa (1/9/2015). Dengan kembali dipekerjakannya 9 orang buruh ini, maka mereka selaku pengurus serikat dapat kembali menjalankan tugasnya tanpa intimidasi dari pengusaha.

“Ini adalah awal pergerakan KEP-KSPI Kabupaten Sidoarjo khususnya di PT Young Tree karena masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan disana,” kata salah seorang pengurus DPC FSP KEP-KSPI, Dani Harto, dalam siaran persnya kepada Solidaritas.net, Selasa (1/9/2015).

Tentu saja hal itu menjadi awal pergerakan KEP-KSPI di PT Young mengingat masih banyak persoalan buruh lainnya yang juga harus segera diselesaikan. Seperti upah buruh PT Young yang hanya berkisar Rp.2,2 juta dari yang semestinya Rp.2,7 juta sesuai Upah Minimum Kabupaten (UMK) Sidoarjo.

Namun pihaknya masih menemukan kendala dalam penyelesaian masalah tersebut. Dimana telah dibuat kesepakatan tertulis oleh pihak pengusaha dengan buruh yang isinya menyepakati upah dibawah UMK Sidoarjo. (Baca juga: Dikenai PHK, Ribuan Buruh Demo PT Young Tree)

Dani menilai adanya kesepakatan tersebut adalah wujud pembodohan, menurutnya pengusaha mudah melakukan pembodohan terhadap buruh karena pada saat itu di PT Young belum ada serikat buruh yang diyakininya dapat melindungi hak-hak buruh.

Oleh karena itu, baginya hal terpenting saat ini adalah buruh-buruh korban pemutusan hubungan kerja (PHK) bisa kembali bekerja. Dengan begitu, mereka dapat menunjukkan kepada buruh lainnya yang belum berserikat, bahwa kembali dipekerjakannya 9 orang buruh adalah kemenangan bagi mereka yang berserikat.

“Kita ingin menunjukan kepada buruh yang belum berserikat , bahwa ini adalah kemenangan jika kita berserikat. Kita banyak tapi satu,” tegasnya.

Sementara itu, untuk kedepannya, Dani berencana akan memperbaiki hak-hak buruh yang belum diberikan maupun yang masih di bawah aturan normatif.

Sebarkan..

Tinggalkan Balasan