Sampah di Jakarta Capai 6.000 Ton Per Hari

Category: Arsip 24 0

Solidaritas.net, Jakarta – Sampai saat ini sampah menjadi masalah penting yang membutuhkan perhatian serius dari berbagai kalangan masyarakat. Selain karena aksi eksploitatif pemilik modal terhadap lingkungan alam, bencana alam seperti banjir di Jakarta, Makassar dan kota-kota lainnya, terjadi sebagai akibat langsung dari menumpuknya sampah,

Sementara itu, dikutip dari Waste4Change, menurut Dinas Kebersihan Jakarta dan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), data per 4 Mei 2014  menunjukkan sampah di Jakarta sudah mencapai 6.270 ton per hari atau sama dengan berat 30 ekor paus biru.

Dari keseluruhan sampah tersebut, 79 persennya diangkut ke TPST Bantar Gebang, Bekasi. 21 persen sampah tidak terangkut dan 19 persen sampah yang dipilah, selebihnya dibuang dan dibakar.

Waste4Change memberikan beberapa tips utuk Anda yang ingin mengelola sampah secara bijak. Adapun tips-tips tersebut yaitu mengubah cara berpikir bahwa sampah harus dibuang. Sampah tidak harus dibuang tetapi 60 persen sampah rumah tangga dapat diolah.

Memilah sampah dari rumah yaitu dengan membedakan sampah antara organik dan anorganik. Sampah organik dapat diolah menjadi kompos, sedangkan sampah anorganik dapat diberikan kepada petugas kebersihan.

Hemat plastik dengan cara menggantinya. Seperti menggunakan tas sebagai tempat makanan dan minuman yang sedang kita bawa.

Membuat bank sampah untuk tempat penukaran sampah anorganik dengan uang tabungan. Sampai akhir Juni 2012 sekitar 782 bank sampah sudah berdiri di sejumlah kota di Indonesia, dengan dana bergulir mencapai lebih dari 31 milliar rupiah.

Sampah bukan material yang mudah diuraikan oleh tanah. Berikut lama waktu penguraian sampah berdasarkan jenisnya:

  1. Kertas : 2-5 bulan
  2. Kulit buah : 6 bulan
  3. Kardus/karton : 5 bulan
  4. Filter rokok :10-12 tahun
  5. Kantong plastik :10-12 tahun
  6. Benda-benda kulit : 25-20 tahun
  7. Kain nilon : 30-40 tahun
  8. Jaring ikan :30-40 tahun
  9. Aluminium : 80-100 tahun
  10. Baterai bekas : 100 tahun
  11. Plastik tertimbun di tanah :200-1000 tahun
  12. Botol kaca : 1 juta tahun untuk hancur tanpa bekas
  13. Styrofoam : tidak dapat hancur

YLKI juga mengimbau agar masyarakat mulai menggunakan tempat belanjaan berbahan kain sebagai gerakan konsumen peduli lingkungan.

penguraian sampah

Sebarkan..

Related Articles

Add Comment

close