PT Hansae Bergolak, Buruh dan Warga Gelar Aksi

Solidaritas.net, Karawang – Buruh dan warga kompak bersatu menggempur PT Hansae lantaran perusahaan yang beralamat di Klari ini dinilai menyepelekan nasib buruh dan warga.

Tak hanya itu, dua serikat di pabrik tersebut, yakni FSPEK dan PSSPN  bersatu menuntut pengangkatan pekerja kontrak menjadi pekerja tetap dan pembayaran upah sesuai dengan ketentuan upah minimum kabupaten (UMK).

Dilansir dari Koran Harian Fakta Karawang, sekitar 300 warga yang terlibat aksi merasa gerah lantaran PT Hansae tidak memprioritaskan warga untuk menjadi pekerja di perusahaan tersebut, sebagaimana yang diungkapkan oleh tokoh masyarakat setempat, Ucu Sahaya.

Aksi yang berlangsung sejak Jumat (28/02) itu mengusung lima tuntutan buruh, yakni angkat pekerja kontrak menjadi pekerja tetap, berikan uang transportasi, beri kebebasan berserikat, bayar upah sesuai ketentuan UMK dan pekerjakan kembali buruh yang telah diPHK.
“Kami di sini ribuan pekerja statusnya hanya sebagai pekerja kontrak selam tiga sampai lima tahun tanpa ada kejelasan status,” kata Usep, salah seorang perwakilan pekerja.
Menurut salah seorang warga Desa Anggadita, Asiung, pihak perusahaan telah melanggar kesepakatan dengan warga dimana pihak perusahaan berjanji memberikan porsi sebanyak 60 persen pekerja PT Hansae adalah untuk warga setempat .
“Malahan karyawan yang diPHK kebanyakan adalah warga kami,” katanya. (Rn)

Sebarkan..

Tinggalkan Balasan