Kemerdekaan Indonesia Ke-70, Pahlawan Devisa Peroleh Aplikasi Khusus

sebangsa, medsos bmiSolidaritas.net, Jakarta – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) kemerdekaan Indonesia yang ke-70 Bank Mandiri bersama PT Sebangsa Bersama (Sebangsa) meluncurkan aplikasi Sahabat Buruh Migran Indonesia (BMI), Kamis(13/8/2015).

“Dalam menyambut HUT kemerdekaan Indonesia ke-70, kami ingin mendedikasikan aplikasi ini kepada para pahlawan devisa Indonesia agar mereka dapat selalu terkoneksi dengan sesama BMI di berbagai penjuru dunia dan keluarga di Indonesia, termasuk kalangan pemerintah yang terkait serta pelaku usaha yang menjadi mentor dan Bapak Asuh,” kata  Direktur Utama Bank Mandiri Budi Gunadi Sadikin dilansir Republika.co.id. 

Aplikasi Sahabat BMI merupakan sosial media di atas platform Sebangsa yang dapat digunakan untuk mengakses informasi dan berita terupdate dari Indonesia serta berbagai hal terkait dengan BMI yang dilengkapi dengan konten-konten sesuai kebutuhan para buruh migran.

Seperti kanal Fokus BMI (informasi tentang BMI), cerita kampung halaman, hotline call center BMI, serta pembukaan group yang dapat didesain secara personal (customized) sesuai dengan ketertarikan dan kebutuhan BMI.

Aplikasi ini juga menyediakan kanal Bapak Asuh yang memberikan mentoring dan coaching untuk pengembangan usaha dalam program Mandiri Sahabatku yang diikuti BMI.

Untuk mengakses aplikasi, BMI dapat mengunduh aplikasi Sebangsa dan mendaftar sebagai anggota BMI di Apple Store (IOS) & Google Play (Android). Sementara, untuk informasi lebih lanjut terdapat pada laman http://bmi.sebangsa.com.

Lewat aplikasi ini diharapkan BMI yang mengikuti program Mandiri Sahabatku dapat terus berinteraksi dengan sesama peserta Mandiri Sahabatku atau dengan mentor.

Selain program Mandiri Sahabatku, melalui layanan remitansi BMI di luar negeri dapat mengirimkan dana kepada keluarga di dalam negeri. Fasilitas itu diberikan kepada BMI karena hingga Juli 2015, tercatat transaksi remitansi yang dilakukan BMI melalui Bank Mandiri tumbuh 10 persen menjadi 449 juta dolar AS dari Juli 2014.

Melalui aplikasi ini Bank Mandiri menargetkan sedikitnya 50.000 BMI yang akan menjadi pengguna aktif. Untuk mensosialisasikan aplikasi tersebut Bank Mandiri akan bekerja sama dengan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Kementerian Luar Negeri serta instansi-instansi terkait yang mengayomi pekerja migran di luar negeri.

Sebarkan..

Tinggalkan Balasan