FSP2KI dan LBH Gelar Pendidikan Paralegal

pendidikan paralegal
Peserta pendidikan paralegal dan sistem pengupahan. Foto: Khamid Istakhori

Solidaritas.net, Sumatera Selatan – Federasi Serikat Pekerja Pulp dan Kertas Indonesia (FSP2KI) wilayah Sumatera Selatan bersama Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta menggelar pendidikan paralegal dan sistem pengupahan. Pendidikan yang dilaksanakan di Training Center PT Tanjung Enim Lestari ini berlangsung selama tiga hari, sejak 28 Agustus-30 Agustus 2015.

Pendidikan paralegal dan sistem pengupahan yang di buka lansung oleh Direktur PT Tanjungenim Lestari itu dihadiri oleh beberapa anggota FSP2KI dari SP PT Tanjung Enim Lestari seperti SP Perawatan dan Pelayanan, juga SP Sekuriti.

Tidak hanya itu, adapula delegasi yang hadir dari Lampung dan Jambi. Sedangkan tiga perusahaan tambang di Muara Enim hadir sebagai peserta.

Pendidikan Paralegal adalah bentuk kerjasama yang dibangun antara LBH Jakarta dengan Pimpinan Pusat FSP2KI. Sekjen FSP2KI, Ikhsan Prajarani menjelaskan bahwa LBH Jakarta dan FSP2KI menyusun memo kesepahaman untuk pelaksanaan pendidikan ini. Rencananya, pendidikan ini akan dilanjutkan dengan materi pendidikan paralegal tingkat lanjut yang akan sangat berguna dalam pendampingan komunitas atau anggota di pabrik.

Dari siaran pers yang diterima Solidaritas.net, Tigor, sebagai fasilitator pendidikan menyatakan bahwa LBH Jakarta berkomitmen melakukan penguatan basis dan FSP2KI sebagai representasi federasi serikat sektoral kertas sangat potensial untuk diampingi dengan penguatan melalui pendidikan.

“Kedepan, kita berharap kekuatan serikat pekerja akan bertumbuh secara signifikan. Melalui pendidikan paralegal diharapkan serikat pekerja mampu mendampingi anggotanya ketika menghadapi masalah ditempat kerja. Terlebih lagi ketika buruh menghadapi berbagai ancaman seperti kriminalisasi dan perkara pidana yang akhir-akhir ini sangat marak menimpa aktivis buruh,” katanya.

Sementara itu, ketua panitia sekaligus pimpinan pusat FSP2KI, Joni Sibarani saat dihubungi Solidaritas.net Senin (31/8/2015) menegaskan bahwa pendidikan paralegal dan sistem pengupahan adalah pendidikan yang mengajarkan kaum buruh tentang tata cara mencegah terjadinya pelanggaran kerja.

Melaui pendidikan pengupahan, diharapkan dapat menjadi bekal FSP2KI Korwil Sumatera Selatan dalam menghadapi perundingan upah di dewan pengupahan tingkat Kabupaten Muara Enim. Dimana pada tahun ini, FSP2KI menargetkan terwujudnya upah sektoral bagi pekerja di sektor pulp dan kertas.

Berkaitan dengan itu, Eny Rofiatul dari LBH Jakarta memberikan materi sistem pengupahan menurut UU 13 Tahun 2003 dan survey di lapangan sebelum dewan pengupahan mempersiapkan pleno penetapan UMK di tingkat kabupaten.

Pendidikan paralegal dan sistem pengupahan yang berakhir pada 30 Agustus 2015 itu ditutup langsung oleh ketua FSP2KI Korwil Sumsel, Sarahim.

Sebarkan..

Tinggalkan Balasan