[Foto] Nuraini Dirujuk ke RSCM, Dokter Beri Harapan Bisa Berjalan Kembali

Solidaritas.net, Jakarta – Nuraini, buruh migran Indonesia yeng mengalami penyekapan dan penganiyaan di Kuwait hingga lumpuh, dirujuk dari rumah sakit (RS) Polri ke RS Cipto Mangunkusumo (RSCM), Senin (13/7/2015). Selama ini Nurani harus menggunakan kursi roda untuk membantunya berjalan.

Tak hanya disekap, gajinya pun tak dibayar 10 tahun lamanya. Ia dipulangkan ke Indonesia oleh kepolisian Kuwait dalam keadaan tak bisa berjalan akibat kakinya diikat selama 8 bulan hingga kaki dan pahanya menempel. (Baca: Jadi TKW di Kuwait, Nuraini 8 Bulan Disiksa! Hampir 10 Tahun Tak Digaji!)

Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) membantu mengadvokasi kasus ini dengan menuntut tanggungjawab kepada pemerintah, khususnya Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans). Setelah melakukan demonstrasi beberapa kali bersama Pusat Perlawanan Rakyat Indonesia (PPRI), Nuraini dibawa ke RS Polri.

Menurut keterangan pengurus SBMI, Ramses Desemberita, Nuraini akan menjalani operasi ortopedi di RSCM.

“Butuh waktu tiga bulan untuk proses operasi dan pemulihan. Menurut dokter di RS Polri, Nuraini bisa sembuh, terbebas dari kursi rodanya,” ujarnya.

Selama di Jakarta, Nuraini ditemani oleh kedua orang tuanya yang datang dari Nusa Tenggara Barat pada penghujung 2014 lalu. (Foto: Ramses)

Sebarkan..

Tinggalkan Balasan