Fadli Zon Merasa Terhormat Bisa Bertemu, Donald Trump Ternyata Penggemar Berat Israel

Category: Arsip 12 0
fadli zon dan donald trump
Fadli Zon berfoto dengan Donald Trump. Foto: @fadlizon.

Solidaritas.net, AS – Polemik kehadiran Ketua DPR RI Setya Novanto dan Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon dalam konferensi pers kampanye kandidat calon Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, di New York, AS, beberapa waktu lalu, terus mendapat kritik dari publik di Tanah Air. Selain dinilai melanggar etika sebagai pejabat negara, figur Trump ternyata juga tak bagus di mata banyak masyarakat Indonesia. Rupanya, Trump seorang pendukung Israel.

Pengusaha real estate dan raja judi kasino dari AS itu diketahui pernah mengaku sebagai penggemar berat Israel, saat menyampaikan dukungan bagi Benjamin Netanyahu dalam pemilihan Perdana Menteri Israel pada Januari 2013 lalu. Pengakuan dan dukungan tersebut disampaikannya melalui video berdurasi 36 detik, yang didanai dan diproduksi oleh JDPR, perusahaan humas dari Israel milik imigran asal Inggris, Danny Danon, yang bekerja sama dengan partai konservatif Likud MK pendukung Netanyahu yang akhirnya bisa menang itu.

“Nama saya Donald Trump dan saya penggemar berat Israel. Dan terus terang, seorang perdana menteri yang kuat adalah Israel yang kuat,” ujar Trump dalam video tersebut yang kemudian terkenal sebagai slogan kampanye Netanyahu, ’Perdana menteri yang kuat, Israel kuat’,” kata Trump, pada 15 Januari 2013, seperti dikutip oleh Solidaritas.net dari situs The Times of Israel.

Dalam video itu, Trump digambarkan sangat dengat dengan Netanyahu, dan sangat senang politisi yang terkenal anti imigran itu bisa memimpin Israel. Padahal, saat itu dunia terus menekan dan menyebut bahwa Netanyahu sangat buruk bagi Israel terkait dengan figurnya.

“Anda benar-benar memiliki perdana menteri besar pada Benjamin Netanyahu – ada orang seperti dia. Dia seorang pemenang. Dia sangat dihormati. Dia sangat memikirkan semuanya. Dan semua orang benar-benar memiliki sosok yang besar, sangat menghormati apa yang terjadi di Israel. Jadi pilihlah Benjamin. Orang hebat, pemimpin hebat. Sosok besar bagi Israel,” lanjut Trump lagi dalam video dukungan dan kampanyenya untuk Netanyahu itu.

Trump sendiri juga dikenal sebagai sosok yang anti imigran, dan juga anti Islam. Pada suatu kesempatan, dia dengan terang-terangan menolak para imigran Meksiko yang masuk ke AS, dan menyampaikan pandangan negatifnya soal umat Muslim di dunia, termasuk yang di AS. Tak heran jika banyak pihak yang menyayangkan kehadiran Setya Novanto dan Fadli Zon dalam konferensi pers kampanye Trump. Apalagi mereka sedang mewakili Indonesia di AS.

Fadli Zon sendiri merasa terhormat bertemu dengan Donald Trump yang ia nilai sebagai pengusaha sukses yang memiliki investasi di Indonesia.

“Martabat bangsa mana yang direndahkan dengan bertemu DT. Ia adalah pengusaha sukses sejak lama. Punya investasi di Indonesia. Bagi saya bagus ada investor masuk di saat ekonomi terpuruk. Saya sendiri merasa terhormat bertemu DT. Kami bukan ketemu seorang koruptor, penjahat perang atau kriminal, tapi pengusaha sukses yang berinvestasi di Indonesia!” ungkap Fadli Zon saat menanggapi kritikan dari seorang imam masjid di New York, Shamsi Ali, beberapa waktu lalu.

Video kampanye Trump yang menyatakan diri adalah penggemar berat Israel:

https://www.youtube.com/watch?v=tm5Je73bYOY

Sebarkan..

Related Articles

Add Comment

close