Ditendang Polisi, Buruh Indofood Luka Parah

Solidaritas.net, Cikarang – Seorang buruh dilarikan ke rumah sakit lantaran dipukuli oleh aparat kepolisian. Buruh yang bekerja di PT Indofood ini dalam perjalanan pulang ke rumah, namun saat ia melintasi PT Tokai, Jababeka, ia dan kawan-kawannya dihadang oleh aparat Brimob, Jumat (21/11). Saat itu sedang berlangsung demonstrasi buruh menuntut kenaikan upah di kawasan-kawasan industri di Cikarang, Kabupaten Bekasi.

serpihan tengkorak korban
Serpihan tengkorak korban yang sudah dikeluarkan dengan jalan operasi. © Joyo Affandi

Melihat rombongan buruh lewat, Brimob langsung membubarkan rombongan buruh dengan cara dipukuli, ditendangi dan motornya dirusak. Buruh bernama Ade Abdul Zikri mendapat tendangan dari polisi hingga ia terpental dan kepala terbentur trotoar.

Korban dibawa dilarikan ke Rumah Mitra Keluarga Cikarang. Ia menderita luka robek di kepala, tulang tengkoraknya retak dan mengalami pendarahan hebat sehingga harus dioperasi.

Sehari-harinya, buruh yang akrab disapa Dede ini tinggal di Kampung Jarakosta, Desa Sukadanau, Cikarang Barat. Saat ini, ia sudah dioperasi dan kondisinya berangsur-angsur membaik. Pecahan tengkorak dikeluarkan dari kepalanya.

Sempat beredar kabar di media sosial Facebook yang menyebutkan korban meninggal dunia. Namun, hal tersebut ternyata hanya hoax dan sudah dibantah oleh pihak keluarganya.

“Ia (Dede-ed) sudah menjalani operasi dan keadaannya membaik,” kata Kanta, paman korban.

Menurut pihak keluarga, pihak kepolisian meminta agar kasus ini dianggap sebagai kecelakaan lalu lintas, tapi pihak keluarga menolak dan meminta kasus ini diadvokasi oleh serikat buruh, SPSI. Sampai saat ini, biaya pengobatan korban sudah mencapai Rp. 100 juta. Biaya yang sangat besar untuk ditanggung oleh pihak keluarga.

Sebarkan..

Tinggalkan Balasan