Buruh PT BBA Bersiap Mogok Selama 6 Bulan

Solidaritas.Net, Batam—Sekitar 950 buruh PT Bintan Bersatu Apparel (BBA) berencana akan melakukan aksi mogok kerja selama enam bulan yang dimulai pada 8 Oktober 2013 sampai 8 April 2014. Rencana ini disampaikan dalam surat pemberitahuan mogok yang ditandatangani oleh Pimpinan Unit Kerja Serikat Pekerja Aneka Industri Federasi Serikata Pekerja Metal Indonesia (PUK SPAI FSPMI) PT BBA, Yedi Supriadi Rahmat, Selasa (1/10) lalu.

Mogok tersebut dipicu karena pengusaha melanggar Perjanjian Bersama (PB) yang padahal telah dicatatkan ke Pengadilan Negeri provinsi Kepulauan Riau. Pengusaha tidak mau melaksanakan PB yang isinya mengangkat status kerja buruh dari pekerja kontrak menjadi pekerja berstatus tetap.
Yedi juga menyampaikan bahwa manajemen PT BBA sudah melanggar hak asasi manusia dengan cara menghilangkan hak hidup dan hak memperoleh pekerjaan layak bagi kemanusiaan.
“Terhadap pelanggaran tersebut, PUK SPAI FSPMI PT BBA sebagai mitra pengusaha telah berusaha memperingkatkan baik secara lisan maupun tertulis melalui perundingan dengan pengusaha sebanyak tiga kali, namun tidak tercapai kata sepakat dan berakhir deadlock, sehingga upaya penyelesaian melalui perundingan pun telah gagal,” jelasnya.
Aksi mogok ini akan mengambil tempat di area PT BBA, kawasan Batam Center. Selain 950 buruh, sekitar 2000 buruh FSPMI juga akan terlibat dalam aksi tersebut sebagai bentuk solidaritas.

Buruh berharap agar pihak pengusaha mau mengubah sikap dan menjalankan perjanjian bersama (PB) serta Undang-Undang yang berlaku di Indonesia.*

Foto: Aksi buruh di Batam, 5 September 2013 (Ilustrasi, kredit: Ujang R)
Sebarkan..

Tinggalkan Balasan