70 Tahun Kemerdekaan RI, GEMA Sulteng Gelar Panggung Rakyat

Category: Arsip 15 0
kemerdekaan gema pembebasan
Renungan 70 tahun kemerdekaan oleh Gema Sulteng, 17 Agustus 2015, Palu.

Solidaritas.net, Palu – Dalam rangka merespon momentum kemerdekaan Republik Indonesia (RI) yang ke 70, beragam lomba ditampilkan, baik di Kota maupun Desa. Berbeda dengan Gerakan Mahasiswa (GEMA) Sulawesi Tengah (Sulteng) yang justru menggelar acara panggung rakyat dengan mengusung tema 70 tahun tanpa kemerdekaan.

Panggung rakyat yang digelar di taman Gelanggang Olahraga (GOR) Jl Muhammad Hatta Kota Palu pada Senin (17/8/2015) ini menganggap bahwa kemerdekaan yang ditegaskan pada 70 tahun silam belum cukup.

“GEMA Sulteng memandang bahwa kemerdekaan bukanlah sekedar terbebaskan dari bangsa kolonialisme tetapi merdeka diseluruh sisi kehidupan. Baik itu dalam hal ekonomi, politik, budaya dll,” jelas anggota Pusat Perjuangan Mahasiswa Untuk Pembebasan Nasional (PEMBEBASAN), Muhammad Abdi kepada Solidaritas.net pada Selasa (18/8/2015)

PEMBEBASAN adalah salah satu organisasi mahasiswa yang tergabung di dalam GEMA Sulteng.

Menurut Abdie, momentum kemerdekaan tidak harus dirayakan dengan euforia-euforia yang tidak mendidik, seperti dengan menggelar lomba lari karung, makan kerupuk, dan panjat pinang yang dilakukan sebagian besar masyarakat setiap kali merespon momentum 17 Agustus. Selain hanya mengajarkan kompetisi, euforia semacam itu juga tidak menjelaskan sejarah yang sebenar-benarnya kepada rakyat.

Panggung rakyat bukan hanya diisi dengan orasi politik, refleksi yang dimulai sejak pukul 16.00 -22.00 WITA itu juga menampilkan pembacaan puisi, musik dan renungan terhadap kemerdekaan. Dimana sampai saat ini kehidupan rakyat Indonesia masih berada dalam belenggu penderitaan.

“Bagaimana mungkin bisa dikatakan merdeka kalau tidak ada kebebasan berorganisasi dan berideologi, ruang demokrasi ditutup, buruh dieksploitasi, tanah petani dirampas, rakyat miskin sulit mendapatkan pendidikan dan kesehatan, serta militer yang kerap kali merepresi rakyat,” kata Abdi.

Olehnya, GEMA Sulteng dalam acara panggung rakyat menyatakan empat tuntutannya, yaitu:

  1. Pendidikan dan kesehatan gratis untuk rakyat.
  2. Tolak pembangunan infrastruktur yang merampas tanah rakyat.
  3. Lawan tindakan militeristik dalam kampus.
  4. Lawan militerisme.

 

Sebarkan..

Related Articles

Add Comment

close