Aktivis Tani Takalar Gelar Konsolidasi dan Diskusi Hari Tani Nasional

Category: Uncategorized 8 0
diskusi stp takalar
para aktivis tani di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan menggelar konsolidasi dan diskusi seputar perjuangan kaum petani dalam merebut hak atas tanah mereka yang dirampas oleh pemerintah.

Solidaritas.net, Takalar – Jelang peringatan Hari Tani Nasional pada 24 September 2015 mendatang, para aktivis tani di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan menggelar konsolidasi dan diskusi seputar perjuangan kaum petani dalam merebut hak atas tanah mereka yang dirampas oleh pemerintah. Kegiatan yang digelar pada Rabu (2/9/2015) itu diikuti oleh 15 pimpinan Serikat Tani Polongbangkaeng (STP) Takalar dari sembilan desa yang berkonflik dengan PTPN XIV.

Dalam diskusi yang dilakukan di rumah salah seorang pimpinan STP itu, mereka membahas tentang makna hari tani bagi rakyat dan perjuangan hak atas tanah yang dirampas sejak tahun 1980 di Takalar. Diskusi dimulai dengan berbagi cerita terkait berbagai macam persoalan kaum tani dan dinamika berorganisasi. Persoalan semakin meningkatnya harga kebutuhan pokok yang dipicu kenaikan harga BBM juga menjadi topik dalam diskusi ini.

Di lain pihak, penghasilan petani saat ini terus menurun, akibat tidak tersedianya fasilitas pertanian dan pengairan. Sementara , perhatian pemerintah juga tak ada, sehingga makin menyengsarakan kaum petani. Mereka pun berjanji akan terus mengkampanyekan dan memperjuangkan nasib kaum tani bersama elemen masyarakat lainnya. Peringatan Hari Tani Nasional 2015 akan jadi momen untuk mempertegas garis perjuangan STP Takalar.

“Makna hari tani bagi kaum tani dan rakyat Indonesia adalah memperterang kedudukan atas perjuangan kaum tani dari musuhnya yang selama ini merampas hak-hak kaum tani, utama atas tanah, yaitu akumulasi modal asing yang dipimpin AS, tuan tanah dalam berbagai bentuk yang memonopoli dan merampas tanah-tanah rakyat dan para pejabat korup yang menghilangkan hak rakyat atas tanah dengan berbagai regulasi demi kepentingan diri sendiri dan kelompoknya,” ujar pimpinan Aliansi Gerakan Reforma Agraria (AGRA) Sulsel, Rudi Tahas, yang juga turut hadir, dikutip dari AGRA-Indonesia.org, Sabtu (5/9/2015).

Ditambahkannya, puncak Hari Tani Nasional 2015 akan digelar pada 28 September 2015 mendatang. Selain di Makassar, peringatan juga akan dilakukan di beberapa daerah, yakni Takalar, Bantaeng dan Bulukumba, dengan atas nama Front Perjuangan Rakyat Sulsel.

Sebarkan..

Related Articles

Add Comment

close