Terbaru

Editorial

Cari nama perusahaan...

Pengusaha Dapat Dipidana Jika Bayar Upah di Bawah Minimum

Jumat, 25 November 2016

Setelah penetapan Upah Minimum, maka menjadi tanggung jawab bagi pengusaha untuk memberikan upah sesuai dengan penetapan upah minimum pada tiap daerah. Pengusaha yang membayar upah dibawah upah minimum akan terancam pidana.

Sesuai UU No 13 tahun 2003 upah adalah hak pekerja/buruh yang diterima dan dinyatakan dalam bentuk uang sebagai imbalan dari pengusaha atau pemberi kerja kepada pekerja/buruh yang ditetapkan dan dibayarkan menurut suatu perjanjian kerja, kesepakatan, atau peraturan perundang-undangan, termasuk tunjangan bagi pekerja/buruh dan keluarganya atas suatu pekerjaan dan/atau jasa yang telah atau akan dilakukan.

Sedangkan minimum adalah upah bulanan terendah yang terdiri atas upah pokok termasuk tunjangan tetap yang ditetapkan oleh gubernur sebagai jaring pengaman.

Dalam hal pembayaran upah, Undang-undang Ketenagakerjaan Pasal 90 ayat (1) mengatur bahwa Pengusaha dilarang membayar upah lebih rendah dari Upah Minimum.

Misalnya, jika Upah minimum didaerah sebesar Rp 3.000.000 sedangkan upah pokok yang diterima hanya sebesar Rp 2.900.000. maka hal tersebut telah melanggar ketentuan mengenai upah minimum.

Apabila hal tersebut terjadi atau upah yang diberikan tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku maka dapat menggunakan penyelesaian perselisihan hubungan industrial .

Selain itu, upaya yang dapat dilakukan pekerja adalah dengan menempuh proses pidana atau melaporkan kepada pihak kepolisian.

Ancaman pidana yang diterima Pengusaha Sesuai UU 13 tahun 2003 pasal 185 ayat (1) pelanggaran terhadap ketentuan tersebut dikenakan sanksi pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 4 tahun, dan/atau denda paling sedikit Rp 100 juta dan paling banyak Rp 400 juta.



*Bantu kami terus menyajikan informasi dengan berdonasi, KLIK DI SINI
Hubungi kami di BBM: 2BCF570E | Whats App/SMS: +6287785576150 | email: redaksi@solidaritas.net. Install aplikasi pembaca berita di Solidaritas.net Apps

Tidak ada komentar

Posting Komentar

Kami sangat menghargai pendapat Anda, namun kami perlu memastikan komentar Anda tidak mengandung unsur kebencian SARA sehingga komentar Anda harus melalui proses moderasi.

Jangan lewatkan