Kapolres Sorong Tangkap Anggota KNPB yang Sedang Beribadah

Sorong- Kepolisian Sorong membubarkan dan menangkap paksa ratusan anggota Komite Nasional Papua Barat (KNPB) di Papua.

Aksi KNPB Sorong Kota saat ingin menyelenggarakan HUT VIII KNPB
            (Sumber foto : tabloidjubi.com)

Tindakan aparat kepolisian dilakukan saat anggota KNPB sedang melaksanakan ibadah syukuran ulang tahun ke-VIII, sekaligus pelantikan pengurus wilayah KNPB di lapangan Sekolah Pendidikan Guru (SPG) Sorong, Sabtu (19/11).

Dikutip dari Tabloidjubi.com ada 106 nama yang  ditangkap. Namun beberapa saat kemudian 100 orang anggota KNPB telah dibebasakan. Tersisa 6 anggota yang masih ditahan, yakni Agustinus Kossay, Arnoldus Kocu, Kantius Heselo, Jack Badii, Mika Giban dan Oskar Solossa.

Tak hanya itu dikutip dari tabloidjubi.com Kapolres Sorong Kota, AKBP Edfrie Maith meminta agar insiden penangkapan tersebut tidak dipublikasikan. Ia mengaku telah bertemu dengan semua media di Sorong dan sepakat untuk tidak mempublikasikan berita penangkapan anggota KNPB.

Tindakan Kapolres Sorong yang menangkap dan membubarkan paksa tersebut dinilai telah melanggar UUD 28E ayat (1) soal kebebasan memeluk agama dan menjalankan ibadah sesai keyakinannya. Selain itu, Kapolres juga diduga melanggar kebebasan pers. Sebab, kebebasan pers telah diatur dalam UU No. 40 Tahun 1999.

Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak Kapolres Sorong Kota mengenai penagkapan dan pembubaran paksa peribadahan yang dilaksanakan oleh anggota KNPB.

Sebarkan..

Tinggalkan Balasan