Terbaru

Editorial

Cari nama perusahaan...

Pembebasan Kota Palu Gelar Pendidikan Politik

Minggu, 16 Oktober 2016

Palu- Pusat perjuangan mahasiswa untuk pembebasan nasional (Pembebasan) kolektif Kota Palu menggelar pendidikan politik dasar. Tujuan acara yang digelar di desa Bobo Kabupaten Sigi ini agar jumlah anggota Pembebasan yang mengerjakan tugas organisasi semakin bertambah.
Peserta pendidikan politik dasar (Foto: Pembebasan Kota Palu)

Menurut ketua Pembebasan Kota Palu, Aras, pendidikan politik sengaja diadakan di Desa Bobo yang jaraknya bisa terbilang jauh dari Kota Palu, hal ini dipilih agar peserta fokus mengikuti pendidikan.

" Pengalaman sebelumnya saat pendidikan dilaksanakan di sekretariat di Kota Palu para peserta tidak tepat waktu mengikuti materi karena memilih kembali ke kos setelah materi selesai," tutur Aras.

Sementara itu, salah seorang peserta, Aping mengatakan dirinya tertarik mengikuti pendidikan dasar untuk bisa memajukan kualitas diri. "Pendidikan yang dilakukan sangat menarik dan dapat menjadi satu langkah maju dalam memajukan kualitas diri serta dapat menentukan keberpihakan kami, rakyat atau penguasa yang menindas,"

Pendidikan dasar yang dilakukan dari tanggal 7 - 9 Oktober ini, diikuti 20 orang, 9 diantaranya adalah calon anggota organisasi dan 11 orang lainnya sudah menjadi kader organisasi. Mereka mengikuti pendidikan dengan penuh antusias. Menurut ketua Pembebasan, Aras, hal ini bisa dilihat dari kemauan peserta untuk berdiskusi saat menerima materi.

Selain menerima materi, peserta juga dilatih untuk orasi. Mereka latihan orasi tepat di bukit, di belakang rumah warga. Para peserta melakukan orasi secara bergantian. Orasi ini adalah persiapan ketika nantinya mereka melakukan aksi demonstari merespon persoalan yang tengah dihadapi masayarakat.


*Bantu kami terus menyajikan informasi dengan berdonasi, KLIK DI SINI
Hubungi kami di BBM: 2BCF570E | Whats App/SMS: +6287785576150 | email: redaksi@solidaritas.net. Install aplikasi pembaca berita di Solidaritas.net Apps

Tidak ada komentar

Posting Komentar

Kami sangat menghargai pendapat Anda, namun kami perlu memastikan komentar Anda tidak mengandung unsur kebencian SARA sehingga komentar Anda harus melalui proses moderasi.

Jangan lewatkan