Atasi Kabut Asap , 2.000 Pabrik Di Tiongkok Diminta Hentikan Operasi

Tiongkok  Pemerintah Tiongkok di Beijing memerintahkan lebih dari 2.000 pabrik untuk menghentikan operasi atau mengurangi kegiatan. Ini adalah bagian dari upaya darurat pemerintah dalam mengatasi kabut asap di ibu kota Tiongkok tersebut.

Kabut asap di Tiongkok (gambar ilustrasi).
Kredit: Pixabay.com.

Pada hari Sabtu lalu, pemerintah di Beijing mengumumkan peringatan bahaya tertinggi, yang berlaku selama empat hari, terkait kabut asap ini. Media di Tiongkok mengatakan, 33 kota di provinsi-provinsi lain, termasuk Hebei yang mengelilingi Beijing, Henan di Tiongkok tengah, dan Shandong di bagian timur juga menerapkan peringatan serupa.

Seorang pejabat di Beijing kepada kantor berita AFP mengatakan, pemerintah akan mengirim petugas untuk memeriksa pabrik-pabrik di Beijing dan sekitarnya setiap hari untuk memastikan pabrik-pabrik ini mematuhi seruan pemerintah.

Selama status bahaya tertinggi ini berlaku, pihak berwenang di Beijing melarang pemakaian setengah dari total kendaraan di kota ini, dengan pengecualian pada bus, taksi, mobil listrik, dan kendaraan-kendaraan darurat, seperti ambulans.

Akibat bahaya kabut asap itu, taman kanak-kanak dan sekolah diminta libur pada Senin dan Selasa (22/12/2015). Bahan pelajaran mereka diunggah ke internet sehingga peserta didik tetap bisa mengakses pelajaran saat kegiatan sekolah berhenti.

Sebarkan..

Tinggalkan Balasan