Video: Aliansi Mahasiswa Indonesia Tuntut Pendidikan Gratis

Solidaritas.net, Jakarta – Di hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2015, Aliansi Mahasiswa Indonesia (AMI) yang terdiri dari berbagai organisasi mahasiswa, yakni SMI, LMND, PEMBEBASAN, HAMAS-UNAS, KANITA IISIP, KP-FMK, GPMJ, PERBANAS, KBM UBK, SEMAR UI, melakukan aksi massa di depan Istana Negara, Jakarta Pusat. AMI menuntut pendidikan gratis, ilmiah, demokratis dan bervisi kerakyatan, bahwa pendidikan bukan barang dagangan yang mana hanya orang yang memiliki uang yang dapat menikmati sekolah.

Aksi Aliansi Mahasiswa Indonesia Tuntut Pendidikan
Gratis, 2 Mei 2015.

Menurut Korlap aksi, Dinar, pendidikan adalah hak untuk seluruh rakyat Indonesia, sebagaimana dijelaskan dalam UUD pasal 31.

“Seluruh rakyat Indonesia wajib mendapatkan pendidikan dan negara pemerintah wajib membiayainya,” tegas Dinar.

Dilansir dari Kompas.com, meski inflasi hanya berkisar sekitar 3,75 persen, namun kenaikan biaya pendidikan mencapai 15 persen per tahun.

“Didalam UU PT (Undang-Undang Perguruan Tinggi-ed) sudah dijelaskan dalam pasal 60 ayat 2, bahwa masyarakat yang memiliki modal berhak membuat lembaga pendidikan sendiri. Ini bukti bahwa saat ini pemerintah melepas tangan tanggung jawab terhadap pendidikan di Indonesia,” ungkap Dinar.

Sejak keterlibatan Indonesia dalam kesepakatan GATs (General Agreement on Trade Service) pada tahun 1994 di Genewa-Swiss yang menyepakati untuk melakukan liberalisasi perdagangan 12 sektor jasa, maka sejak saat itu pemerintah mulai menyusun road map untuk melakukan liberalisasi pendidikan Indonesia. Sampai saat ini, muara dari liberalisasi pendidikan Indonesia adalah lahirnya berbagai produk perundang-undangan yang terus menghalangi rakyat untuk mengakses pendidikan, terutama pendidikan tinggi.

Sebut saja UU SISDIKNAS, UU PT BHMN, UU PENDIDIKAN TINGGI yang mana pemerintah telah dengan sengaja menghilangkan tanggungjawab negara untuk memberikan pendidikan yang berkualitas bagi rakyat Indonesia dan menyerahkan tanggungjawab itu kepada orang tua siswa dan pengusaha-pengusaha jasa pendidikan. Sederhananya, praktek kapitalisasi pendidikan telah mengakibatkan biaya pendidikan semakin melambung tinggi dan semakin sulit untuk diakses oleh rakyat miskin.

Lihat videonya di Youtube – Aliansi Mahasiswa Indonesia Tuntut Pendidikan Gratis

Sebarkan..

Tinggalkan Balasan