Buruh Perempuan Ini Berani Laporkan Polisi Karena Pelecehan Seksual

Buruh dari Geber ABK saat berada di Polda Metro Jaya

Aksi Aliansi Buruh Kawasan (Geber ABK) tolak kenaikan BBM Senin (1/7) lalu, diwarnai kasus pelecehan seksual. Dua polisi lecehkan buruh perempuan saat membubarkan paksa aksi tersebut. Akibatnya, perwakilan Geber ABK melaporkan kasus tersebut ke Polda Metro Jaya pada Kamis (4/7/2013). Dua orang buruh yang menjadi korban pelecehan seksual memberikan keterangan selama 1 jam.
Koodinator lapangan (korlap) aksi, Jumisih menyatakan saat itu sekitar 500 buruh melakukan aksi jalan kaki dari Jalan Cakung dan Cilincing. Polisi membubarkan paksa buruh yang dianggap memacetkan jalan. bahkan polisi mengambil alih mobil komando buruh. Jumisih hendak ditangkap dan dibawa ke Polres Jakarta Utara, namun kawan-kawannya  menghalangi sehingga terjadi aksi saling dorong antara buruh dan polisi.

“Dalam kondisi itu, dua orang polisi mengambil kesempatan dengan mendorong buruh buruh perempuan, dan meremas dadanya. Salah satu polisinya berinisial D. Tidak hanya itu, kami ditendang dan diinjak-injak. Ada rekaman videonya,” jelas Jumisih, aktivis Forum Buruh Lintas Pabrik (FBLP) ini.
Sebenarnya, buruh sudah melaporkan kejadian pelecehan tersebut ke Polres Jakarta Utara, namun tidak ditindaklanjuti hingga saat ini. 
Sebarkan..

Tinggalkan Balasan